Serap Aspirasi Warga, Wakil Ketua I DPRD Murung Raya Gelar Reses di Desa Dirung Bakung
MURUNG RAYA, Palangkatoday.com – Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Murung Raya, Dina Maulidah, melaksanakan reses perorangan ke Desa Dirung Bakung, Kecamatan Tanah Siang, Senin (26/2/26). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas konstitusional anggota DPRD dalam menyerap dan menampung aspirasi masyarakat secara langsung di daerah pemilihan.
Reses tersebut dihadiri oleh pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta warga setempat yang antusias menyampaikan berbagai usulan pembangunan dan kebutuhan prioritas desa. Dialog berlangsung di balai desa dengan suasana akrab dan penuh keterbukaan.
Dalam dialog terbuka yang berlangsung penuh keakraban, Dina Maulidah menegaskan bahwa kegiatan reses menjadi momentum penting bagi DPRD untuk mendengar secara langsung kondisi riil di lapangan. Dengan demikian, kebijakan dan program pembangunan yang disusun dapat lebih tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Melalui reses ini, kami ingin memastikan aspirasi masyarakat desa benar-benar tersampaikan dan dapat diperjuangkan dalam perencanaan pembangunan daerah. Tidak ada yang lebih valid dari suara warga sendiri,” ujarnya.
Dina menambahkan, hasil reses akan dituangkan dalam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD yang menjadi bahan penyusunan RKPD dan APBD Murung Raya. “Semua usulan akan kami pilah sesuai kewenangan. Yang jadi urusan kabupaten akan kami kawal di DPRD. Yang kewenangan provinsi atau pusat, akan kami teruskan,” jelasnya.
Sejumlah aspirasi disampaikan masyarakat Desa Dirung Bakung selama reses berlangsung:
Warga meminta perbaikan dan peningkatan jalan menuju objek wisata Batu Bulan guna mendukung pengembangan potensi wisata desa. Selama ini akses jalan masih berupa tanah dan sulit dilalui saat musim hujan. “Kalau jalan bagus, wisatawan bisa datang. Ekonomi warga ikut bergerak,” kata Kepala Desa Dirung Bakung.
Jemaat Gereja GKE Dirung Bakung mengusulkan bantuan peralatan ibadah seperti sound system, kursi, dan alat musik sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan dan pelayanan umat. Selama ini kegiatan ibadah masih menggunakan peralatan seadanya.
Masyarakat berharap dibangun Pustu untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dasar. Saat ini warga harus menempuh jarak cukup jauh ke Puskesmas Tanah Siang untuk berobat. “Kalau ada Pustu, ibu hamil dan balita tidak perlu jauh-jauh periksa,” ujar salah satu kader Posyandu.
Usulan pembangunan pagar dan penataan halaman sekolah PAUD disampaikan agar tercipta lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak bagi anak usia dini. Halaman PAUD saat ini masih terbuka dan rawan dimasuki hewan ternak.
Masyarakat juga berharap adanya dukungan sarana dan prasarana bagi lembaga adat, berupa pengadaan meja, kursi, lemari, serta kendaraan roda dua untuk menunjang operasional dan pelayanan kelembagaan adat di desa. “Lembaga adat sering jadi tempat mediasi warga. Tapi fasilitasnya minim,” ungkap tokoh adat setempat.
Menanggapi berbagai usulan tersebut, Dina Maulidah menyatakan komitmennya untuk menampung seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat dan memperjuangkannya melalui pembahasan di DPRD bersama pemerintah daerah.
“Kami akan mengawal dan memperjuangkan aspirasi ini agar menjadi perhatian pemerintah daerah, sehingga pembangunan di Desa Dirung Bakung dapat berjalan merata dan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia menjelaskan, beberapa usulan seperti Pustu dan jalan wisata akan dikoordinasikan dengan Dinas Kesehatan dan Dinas PUPR. Sementara bantuan peralatan ibadah dan sarpras adat bisa diusulkan melalui dana hibah atau pokir DPRD. “Yang penting datanya lengkap. Kami siap fasilitasi,” kata Dina.
Kegiatan reses ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara DPRD dan masyarakat dalam mendorong pembangunan daerah yang partisipatif, inklusif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat desa.
Dina juga mengapresiasi antusiasme warga Dirung Bakung yang hadir dan aktif menyampaikan pendapat. “Ini bukti bahwa masyarakat melek pembangunan. Tugas kami memastikan suara itu tidak hilang di tengah jalan,” ujarnya.
Di akhir kegiatan, Dina Maulidah menyempatkan diri meninjau lokasi wisata Batu Bulan dan gedung PAUD untuk melihat langsung kondisi di lapangan. Ia berjanji akan kembali turun setelah usulan masuk tahap perencanaan.
Reses perorangan DPRD Murung Raya masa sidang I tahun 2026 dilaksanakan 26–31 Januari 2026 di seluruh daerah pemilihan. Hasilnya akan dirangkum dan disampaikan dalam rapat paripurna DPRD sebagai bahan evaluasi dan perencanaan pembangunan daerah. ( red )






Tinggalkan Balasan